Hari ini


Hari ini , agak sedikit tepar, berangkatnya kesiangan ke Lab. padahal ini kali jadwalku harus masuk pagi dan jaga sampe jam 16.20 belum termasuk kondisional, oh ya belum termasuk juga dengan rapat yang nanti bakal kita gelar. Rapat interen SPV aja sih. tapi sudah menyita malam-malamku. secara sudah 3 hari ni kulalui menembus batas jam-jam malam. membuang diri yang sudah kelelahan, menerobos ketakutan demi amanh yang sudah berada dipundak untuk terus kugooh walau sedikit kepayahan.
ternyta hari berikutnya di pagi yang samar, jam ingatan kembali berdering tanpa kupinta asalkan aku sudah mengazamkan untuk sholat tahajud pasti jam beker di jantung ingatan akan berdering dengan sekehendaknya. mengusik segala kengantukkan yang meraja. kadang aku ngerasa terlalu dzalim dengan tubuh sendiri, berangkat dari pagi pulang sampai larut malam. sekitar jam 11 malam baru bisa bersua dengan tempat tidur, rak buku dan meja belajar serta dapur kecilku. tak sempat menyapa mereka lagi biasanya aku langsung mengusungkan diri ke pembaringan berwarna biru cantik beraksen bunga2 kecil. ditemani dengan boneka sapi yang lucu dan dengan bantal kepala bergambar sapi juga. hehehe…
itu saat2 yang nyaman sekali untuk memanjakan diri.
Read the rest of this entry »

Menjadi anggota komisi

kemarin tanggal 14 Desember 2008, kirana al-abbas akhirnya mendedikasikan diri di tanah yang dicintai oleh seluruh ummat baik muslim maupun non muslim. kalau muslim membela pembebasan Al-Aqsha dan Al-quds (tanah dan bumi palestina), kalau non muslim membela dan mengklaim bahwa tanah itu sebagai Yerusalem. tanah itu memang benar-benar suci, penuh sejarah baik dari kalangan muslim dan non muslim maka wajar saja jika sampai sekang masih saja ada pertumpahan darah disana. tapi pertannyaan terbesarnya haruskah demikian, lihat sampai dimana sejarah sebelumnya tertorehkan. sudah ada keseharusan yang terjadi disana, bahwa perjuangan muslim lebih besar, tapi aku semata-mata tak hanya ingin menyampaikan perselisihan yang sudah ada bahkan memperkeruhnya menjadi seperti kubangan. tapi menyampaikan sisi yang kita harus bela bersama yaitu kemanusiaan, haruskah terjadi penganiyayaan, pertumpahan darah, dimana HAM yang selalu diteriakkan oleh setiap negara, disahkan sampai berlembar-lembar undang-undang yang mereka gemborkan. tapi inilah jawaban yang harus sama-sama kita buka baik mata, telingan bahkan hidung kita. bau yang selama ini kita sumbat ini telah meresap di rongga hati kita mengganjal di paru kita, itu menjadi ladang penyakit. masihkan kita mengingkarinya??
Read the rest of this entry »

Tukang parkir

kalau kalian bilang aku orang kaya, jelas kami kaya banyak berteret-teret berentet-rentet apa saja yang kalian bisa sebut jenis-jenis roda dari merek termahal maupun ecek-ecek, dari roda empat dan roda dua kami ada. silahkan saja lihat betapa kami berada. kalau mau ambil bisa saja. selagi mereka tengah asik bekerja atau berbelanja ria, terbengkalai waktu tanpa ingatkan apa yang mereka bawa
kalau kalian bilang kami hanya orang miskin jelas kalian salah. terlalu bernuansa kami. punya sim A B C atau mungkin akan ada sim baru nantinya D E atau bahakan sampai Z, kalau saja langit bisa buat parkir.
Read the rest of this entry »

Sepasang sandal japit


tak biasanya
angin menyemilir dari arah berbeda
pada beranda-beranda berbatik
ku cari kemana jejak arah dua tapak
disepanjang penglihatan
membidik satu tampak bengkok
berbelok pada tikungan
melepas sebagian
hingga ku hitung tinggal satu
Read the rest of this entry »

Bulan berkerudung

ketika sinaran datang menyapa
ketika jalang berpualang
ketika itik-itk kembali kekandang berpulang kesinaran senja bersemayam
Read the rest of this entry »

Tertegun di Ruang baca

Dua ratus pencinta kata
beribu pembuat rasa
berjuta pemuja sastra
apalah aku sebuah huruf
berentetan tak ada makna hanya sebuah titik-titik
tak bisa dituntaskan menjadi narasi,
ataukah eksposisi.
Read the rest of this entry »